MENGGALI IDE USAHA

MENGGALI IDE USAHA

Logo Freya Mask
Mencari ide bisnis hal utama yang diperlukan adalah kerja otak, maksudnya adalah yang kita gali saat mencari ide bisnis adalah cara berfikir kita bukan tenaga kita yang digunakan untuk mencarinya. Kita memerlukan kepandaian dalam membaca peluang bisnis, mengamati kondisi sekitar, berfikir kreatif untuk menentukan suatu bisnis apa yang mungkin banyak diminati oleh para konsumen. Dalam menentuka ide bisnis dituntut untuk lebih berfikir keras daripada bekerja keras. Bekerja keras akan sangat berguna setelah ide bisnis muncul dan bisnis siap dibangun dan dikembangkan.
 
Adapun metode-metode dalam mencari gagasan usaha adalah sebagai berikut:
1. Metode ATM (Amati, Tiru & Modifikasi)
Dalam mencari ide khususnya ide untuk mendirikan atau memulai suatu usaha ada salah satu metode yang cukup tepat dan dapat diterapkan. Metode ini bernama ATM yang merupakan singkatan dari amati, tiru dan modifikasi. Jika dijelaskan secara ringkas metode ini berisi perintah untuk mengamati usaha yang sudah ada sebelumnya, meniru usaha tersebut dan memodifikasinya.
Metode ini tidak sama dengan meniru atau sering disebut dengan plagiat karena di dalamnya terdapat kegiatan modifikasi yang dengan jelas mencari kelemahan atau kekurangan yang ada di usaha sebelumnya dan kemudian mengganti atau menambahkan sesuatu sehingga terbentuklah suatu usaha yang baru. Tahapan- tahapan dalam metode ini yaitu sebagai berikut:
  1. Mempelajari usaha yang sudah ada
  2. Mengkaji input dan output suatu usaha
  3. Menganalisa trenpopulasi dan data demografi
  4. Mengkaji trend ekonomi
  5. Meniru dan memodifikasi 4P (place, price, product & promotion)
Metode ATM ini telah banyak dilakukan oleh para pengusaha yang tidak perlu terlalu memaksakan untuk menggagas ide baru yang belum tentu sukses dijalankan nantinya. Sebagai seorang pengusaha dia tidak perlu repot harus melakukan riset pasar atau menciptakan sebuah bisnis baru. Cukup tinggal melihat bisnis apa yang paling laris di pasar lalu membuat bisnis serupa, atau lebih konkret lagi, mereka hanya melihat produk apa yang sukses di pasar lalu tinggal diamati dan ditiru dengan sedikit modifikasi.
Sebagai pengusaha, tentunya tidak membiarkan hal ini terjadi. Anda akan berpikir keras untuk tetap eksis dan tetap sebagai pemimpin pasar. Anda harus memiliki strategi atau jurus tertentu untuk menghadapinya Contohnya adalah seperti yang Saya dan teman saya lakukan, kami memilih untuk berbisnis Masker Organik (Freya Mask). Kami memilih berbisnis masker organik karena sudah banyak pengusaha yang sukses dalam berjualan masker organik, dan saat ini pun masker organik sedang digandrungi oleh kalangan remaja dan sedang menjadi tren, kami memiliki strategi penjualan dengan menjual barang dengan harga yang lebih murah namun tetap mempertahankan kualitas produk untuk menarik minat konsumen.
Metode ini tidak hanya dilakukan oleh perorangan atau kelompok dan dalam bidang usaha saja. Jepang yang kita kenal sekarang sebagai negara maju juga menerapkan metode ATM ini. Negara tersebut maju ukan karena menemukan segala sesuatu yang menjadi produk unggulannya sekarang, namun karena meniru ide, produk dan jasa dari negara lain dan menjadikannya lebih bagus, ringan, menarik hemat, modis dan lain-lain.

2. Analisis SWOT
Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats. Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.
Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:
  • Strengths (kekuatan) merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
  • Weakness (kelemahan) merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
  • Opportunities (peluang) merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri, misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.
  • Threats (ancaman) merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. Grid di atas merangkum beberapa bidang subjek yang perlu mempertimbangkan baik faktor internal maupun faktor eksternal. Grid ini dapat digunakan sebagai judul topik bila kita bekerja dalam kelompok-kelompok kecil (gagasan yang baik bila kelompokmu lebih besar dari delapan orang).
Sebagai contoh, berikut ini adalah hasil analisis SWOT yang telah kami lakukan dlam usaha yang saya jalani yaitu usaha masker organik Freya Mask:
StrengthsStrengths
1.   Strengths (kekuatan)
·      Produk terbuat dari bahan organik.
·      Produk dapat diakses 24 jam.
·      Bisa digunakan oleh berbagai kalangan.
·      Tidak membutuhkan banyak tenaga kerja.
·      Produk bisa dipakai setiap hari.
2.     Weakness (kelemahan)
o       Usaha Musiman
o       Banyak Pesaing
o       Bukan kebutuhan pokok sehingga berpengaruh pada frekuensi pembelian.

3.   Opportunities (peluang)
·    Harga lebih murah.
·     Bisa dimanapun dan kapanpun (online)
·     Konsumen harus melakukan repeat order  untuk hasil yang maksimal.

4.   Threats (ancaman)
·                 Adanya orang iseng.
3. Analisis Pesaing 
Dalam berbisnis kita juga perlu melakukan analisis pesaing. Karena dapat dipastikan semakin hari akan ada pegusaha yang menjual produk sejenis. Penjual akan berusaha mendapatkan konsumen sebanyak banyaknya, berusaha aga produknyalah yang dipilih dan diminati oleh kosumen.
            Hasil analisis pesaing yang saya lakukan dalam usaha saya menunjukkan berbagai pesaing seperti penjual masker spirulina dan penjual masker yang sejenis dengan masker saya namun dengan merek yang berbeda. Maka dari itu kita sebagai pengusaha harus selalu kreatif dan bisa inovatif agar bisa menghadapi persaingan.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

STRATEGI PEMASARAN PRODUK BERAS MERAH ORGANIK